Minggu, 25 November 2012

makalah ekonomi pasar (lengkap)


KATA PENGANTAR


Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya saya dapat menulis makalah Ekonomi di bab 5 ini. Saya juga merasa sangat berbahagia karena sudah dapat menyelesaikan makalah Ekonomi “Bentuk-Bentuk Pasar”.
Saya berusaha menyusun makalah Ekonomi ini yang dapat dipelajari dengan mudah sesuai dengan tuntutan kurikulum 2004. Saya mencoba menjelaskan materi sesederhana mungkin. Salah satu caranya adalah dengan memberikan contoh konkret yang sering dijumpai siswa dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, makalah ini juga berusaha mengajak siswa untuk peduli terhadap kehidupan yang ada di sekitar.
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, dari penerbit-penerbit buku yang telah memberikan bantuan dan kesempatan kepada saya untuk menyelesaikan buku ini.
Akhirnya, saya harapkan saran dan sumbangan pikiran dari para guru dan teman-teman saya untuk digunakan dalam memperbaiki isi makalah ini.


purwakarta,   November 2012










pendahuluan


Sistem ekonomi pasar atau liberal adalah sebuah sistem dimana adanya kebebasan baik untuk produsen maupun konsumen untuk berusaha yang didalamnya tidak ada campur tangan pemerintah untuk mempengaruhi mekanisme pasar, jadi semua mekanisme pengaturan harga diserahkan ke pasar (tergantung mekanisme supply dan demand). Umumnya sistem ekonomi liberal di anut olehnegara-negara yang berada di kawasan barat (Amerika dan Eropa) seperti yang paling terkenal adalah negara adi daya Amerika Serikat yang belakangan terkena krisis keuangan. Ekonomi pasar (liberal) adalah teori ekonomi yang diuraikan oleh tokoh-tokoh penemu liberal klasik sepertiAdam Smith atau French Physiocrats Sistem ekonomi liberal tersebut mempunyai kaitannya dengan "kebebasan alami" yang dipahami oleh tokoh-tokoh ekonomi liberal klasik tersebut. Meskipun demikian, Smith tidak pernah menggunakan paham tersebut. Konsep dari ekonomi liberal ialah bergerak kearah suatu sistem ekonomi pasar bebas dan sistem berpaham perdagangan bebas.
















       Bab 5
BENTUK – BENTUK PASAR



1.      Pengertian Pasar
Pasar adalah merupakan proses hubungan timbal balik antara penjual dan pembeli untuk mencapai kesepakatan harga dan jumlah suatu barang / jasa yang diperjualbelikan.
Alasannya tempat bertemunya penjual dan pembeli tersebut bisa dimana saja. Hal ini berarti yang membedakan pasar dan bukan pasar adalah kegiatan yang dilakukan yaitu transaksi jual beli.

2.      Syarat Pasar
  1. Ada Penjual
  2. Ada Pembeli
  3. Ada Uang
  4. Ada Barang
  5. Ada Tempat

3.      Fungsi Pasar
  1. Fungsi Distribusi
Dalam fungsi distribusi, pasar berperan memperlancar penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.
  1. Fungsi Pembentukan Harga
Dalam fungsi pembentukan harga, pasar berperan mewujudkan kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.


  1. Fungsi Promosi

Dalam fungsi promosi, pasar berperan membangkitkan minat konsumen untuk membeli barang/jasa tertentu.

4.      Macam-macam Pasar
  1. Berdasarkan jenisnya, pasar dibedakan menjadi 2 yaitu :
1)      Pasar Barang Konsumsi
Yaitu tempat untuk memperjualbelikan barang-barang konsumsi. Contohnya : barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti sayur mayur, dll.
2)      Pasar Barang Produksi
Adalah tempat untuk memperdagangkan faktor-faktor produksi. Contohnya : mesin-mesin produksi, alat pertanian dan alat transportasi.

5.      Menurut luas jaringan distribusi, pasar dibedakan menjadi :
a.       Pasar Setempat
Adalah pasar yang hanya digunakan oleh anggota masyarakat yang meliputi suatu daerah kecil tertentu.
b.      Pasar Daerah
Adalah pasar yang meliputi daerah tertentu, misalnya pasar-pasar di kota kabupaten.
c.       Pasar Nasional
Merupakan pasar yang meliputi suatu wilayah negara tertentu.
d.      Pasar Internasional
Adalah pasar yang memperdagangkan barang-barang yang penjual dan pembelinya meliputi seluruh dunia.



6.      Menurut waktu bertemunya penjual dan pembeli, pasar dibedakan menjadi :
a.       Pasar Harian
Yaitu pasar yang berlangsung setiap hari.
b.      Pasar Mingguan
Yaitu pasar yang berlangsung seminggu/sepekan sekali.
c.       Pasar Bulanan
Yaitu pasar yang berlangsung sebulan sekali.
d.      Pasar Tahunan
Yaitu pasar yang berlangsung setahun sekali. Pasar ini bersifat nasional bahkan internasional.

7.      Menurut sifatnya, pasar dibedakan menjadi :
a.       Pasar Konkret / Nyata
Pasar ini merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli. Dalam pasar nyata terdapat penjual, pembeli dan barang yang diperjualbelikan dalam suatu tempat.
b.      Pasar Abstrak
Adalah proses interaksi (hubungan timbal balik) yang dilakukan penjual dan pembeli dalam rangka mencapai kesepakatan harga dan barang (output) yang akan diperjualbelikan.

8.      Menurut hubungan proses pasar :
a.       Pasar Input (faktor-faktor produk)
b.      Pasar Output (hasil produk)

9.      Menurut struktur/bentuk :
a.       Pasar Persaingan Sempurna
b.      Pasar Persaingan Tidak Sempurna



10.  Peranan Pemerintah
  1. Menetapkan harga dasar/eceran
  2. Menetapkan harga maksimum
  3. Sebagai pemberi subsidi
  4. Penarik pajak

MENDESKRIPSIKAN BERBAGAI BENTUK PASAR MENURUT STRUKTURNYA :

A.    PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
Dengan jumlah pedagang yang sangat banyak, mereka menjual jenis dan macam barang yang hampir sama. Tentu saja mereka akan bersaing dan berusaha menarik minat para calon pembeli. Dengan itu tentu saja kamu akan berusaha mencari tahu berapa harga rata-rata barang yang dijual para pedagang. Ciri-ciri yang tampak pada pasar tersebut mendekati pasar persaingan sempurna.
Jadi pasar persaingan sempurna (perfect competition market) adalah pasar dengan banyak penjual dan pembeli sehingga harga tidak dapat ditentukan sendiri, baik oleh penjual maupun pembeli.

  1. Ciri-ciri pasar persaingan sempurna
a.       Jumlah pembeli dan penjual sangat banyak
b.      Barang dan jasa yang diperjualbelikan homogen
c.       Pembeli dan penjual tahu keadaan pasar dengan sempurna
d.      Pembeli dan penjual bebas keluar masuk pasar
e.       Faktor-faktor produksi bebas bergerak
f.       Tidak ada campur tangan pemerintah



  1. Menentukan keuntungan atau kerugian di pasar persaingan sempurna

Menentukan harga yang terbentuk merupakan hasil kesepakatan atau kekuatan permintaan dan penawaran dari pembeli dan penjual. Kamu tahu alasannya? Laba dikatakan maksimum ketika penambahan barang yang dijual tidak lagi menambah besarnya laba yang diperoleh. Artinya barang terakhir yang diproduksi menghasilkan penerimaan yang besarnya sama dengan biaya per unit.

  1. Kebaikan dan keburukan pasar persaingan sempurna
a.       Kebaikan :
1)      Mampu mendorong penghematan
2)      Tidak memerlukan iklan
3)      Pembeli dan penjual bebas bertindak
4)      Harga tidak dikendalikan oleh satu penjual atau satu pembeli
b.      Keburukan :
1)      Tidak ada dana untuk penelitian dan pengembangan produk
2)      Terbatasnya kebebasan memilih bagi pembeli
3)      Produsen memberi gaji dan upah terlalu rendah demi penghematan

B.     PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA
Pengertian : Pasar dengan banyak penjual dan pembeli sehingga harga dapat ditentukan sendiri, baik oleh penjual maupun pembeli.
Bentuk-bentuk pasar persaingan tidak sempurna :
  1. Pasar monopoli
  2. Pasar monopolistik
  3. Pasar monopsoni
  4. Pasar oligopoli
  5. Pasar oligopsoni



  1. Pasar Monopoli

a.       Pengertian
Pasar monopoli adalah bentuk pasar yang hanya terdapat satu penjual saja. Dalam bentuk pasar ini hanya terdapat satu penjual sehingga praktis tidak ada pesaing (competitor) sehingga penjual atau monopolis leluasa menguasai pasar. Sebagai penjual tunggal, monopolis dapat meraih keuntungan yang melebihi normal.
b.      Macam-macam pasar monopoli
1)      Alamiah : Muncul karena keadaan alam yang khas.
2)      Undang-Undang : Muncul karena pemberlakuan kebijakan / Undang-Undang.
Terdiri dari :    — Monopoli negara
                        — Hak cipta
                        — Hak paten
                        — Hak merk
3)      Masyarakat : Muncul karena kepercayaan masyarakat.
4)      Penguasaan teknologi dan tenaga ahli : Muncul karena menguasai teknologi dan tenaga ahli.
5)      Kemampuan efisiensi : Muncul karena mampu menghemat / biaya produksi.
6)      Penguasaan bahan baku : Muncul karena menguasai bahan baku.
c.       Ciri-ciri pasar monopoli
1)      Terdapat satu penjual
2)      Harga ditentukan penjual (monopoli)
3)      Perusahaan lain sulit memasuki pasar
4)      Konsumen tidak bisa pindah walau rugi
5)      Bisa menimbulkan ketidakadilan/kerugian bagi masyarakat


d.      Kebaikan dan keburukan pasar monopoli
1)      Kebaikan :
a)      Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
b)      Dapat meningkatkan daya saing bila monopoli diperoleh karena kemampuan efisiensi
c)      Mudah mengontrol kepentingan orang banyak bila monopoli dilakukan negara
d)     Dapat meningkatkan inovasi (penemuan baru) bila monopoli terbentuk karena pemberian hak cipta dan hak paten
2)      Keburukan :
a)      Perusahaan lain sulit memasuki pasar
b)      Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
c)      Jumlah produk tergantung monopolis
d)     Monopolis umumnya bertindak boros
e)      Timbul eksploitasi terhadap pemilik faktor produksi dan pembeli/konsumen
e.       Usaha pemerintah mengatasi keburukan
1)      Membuat Undang-Undang/peraturan yang mencegah timbulnya monopoli
2)      Menarik pajak tinggi kepada monopolis
3)      Mengizinkan impor barang yang sama dengan barang monopolis
4)      Ikut menentukan tinggi rendahnya barang
5)      Membuat perusahaan sejenis

  1. Pasar Monopolistik
a.       Pengertian
Pasar monopolistik adalah suatu bentuk pasar yang terdapat banyak perusahaan yang menjual hampir serupa tetapi tidak sama. Pasar ini sering kita jumpai buktinya dengan kita mengunjungi swalayan atau supermarket. Disana kita akan menjumpai berbagai bentuk, jenis dan merek yang hampir serupa tetapi tidak sama.
b.      Ciri-ciri pasar monopolistik
1)      Jumlah penjual banyak tapi tidak sebanyak pada pasar persaingan sempurna
2)      Barang yang dijual berbeda corak
3)      Penjual/produsen harus aktif beriklan
4)      Perusahaan baru lebih mudah masuk pasar
5)      Mempunyai kekuasaan mempengaruhi harga
c.       Kebaikan dan keburukan pasar monopolistik
1)      Kebaikan :
a)      Memberi kebebasan memilih bagi pembeli
b)      Memberi kepuasan lebih pada pembeli karena ada persaingan penjual
c)      Perusahaan baru lebih mudah masuk pasar
2)      Keburukan :
a)      Masih terdapat kemungkinan terjadi pemborosan biaya produksi bila dibandingkan dengan pasar persaingan sempurna
b)      Bagi perusahaan yang kecil, tingkat efisiensinya relatif rendah
c)      Kurang efisiennya perusahaan kecil menyebabkan harga barang yang dibayar konsumen masih kecil

  1. Pasar Monopsoni
a.       Pengertian
Pasar monopsoni adalah pasar yang dikuasai satu pembeli, apabila perusahaan itu bukan sebagai penjual tetapi sebagai pembeli tunggal. Contoh : pabrik susu Nestle.
b.      Ciri-ciri pasar monopsoni
1)      Hanya ada satu pembeli
2)      Pembeli bukan konsumen tapi pedagang/produsen
3)      Barang yang dijual merupakan bahan mentah
4)      Harga sangat ditentukan pembeli


c.       Kebaikan dan keburukan pasar monopsoni
Kebaikan
Keburukan
1.            Kualitas produk lebih terpelihara
2.            Penjual akan hemat dalam biaya produksi
1.          Pembeli bisa seenaknya menekan penjual
2.          Produk yang tidak sesuai dengan keinginan pembeli tidak akan dibeli dan bisa terbuang

  1. Pasar Oligopoli
a.       Pengertian
Pasar oligopoli adalah suatu bentuk pasar yang terdapat beberapa penjual dimana salah satu atau beberapa penjual bertindak sebagai pemilik pangsa pasar terbesar (price leader).
b.      Ciri-ciri pasar oligopoli
1)      Terdapat beberapa penjual
2)      Barang yang dijual homogen atau beda corak
3)      Sulit dimasuki perusahaan baru
4)      Membutuhkan peran iklan
5)      Terdapat satu market leader (pemimpin pasar)
6)      Harga jual tidak mudah berubah
c.       Macam-macam pasar oligopoli
1)      Oligopoli murni : menjual barang yang homogen.
Contoh : pasar semen
2)      Oligopoli diferensial : menjual barang yang berbeda corak.
Contoh : pasar mobil, pasar sepeda motor
d.      Kebaikan dan keburukan pasar oligopoli
Kebaikan :
1)      Memberi kebebasan memilih bagi pembeli
2)      Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
3)      Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual
4)      Adanya penerapan teknologi baru
Keburukan :
1)      Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
2)      Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya inflasi
3)      Bisa timbul pemborosan biaya produksi apabila ada kerjasama antar oligopolis karena semangat bersaing kurang
4)      Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi
5)      Sulit ditembus/dimasuki perusahaan baru
6)      Bisa berkembang ke arah monopoli
e.       Usaha pemerintah mengatasi keburukan
1)      Mengeluarkan Undang-Undang anti trust
2)      Memberi kemudahan bagi perusahaan baru untuk masuk pasar

  1. Pasar Oligopsoni
a.       Pengertian
Pasar oligopsoni adalah kondisi pasar dimana terdapat beberapa pembeli, masing-masing pembeli memiliki peranan cukup besar untuk mempengaruhi harga. Atau dikatakan pasar yang dikuasai oleh beberapa pembeli.
b.      Ciri-ciri pasar oligopsoni
1)      Terdapat beberapa pembeli
2)      Pembeli bukan konsumen tapi pedagang/produsen
3)      Barang yang dijual merupakan bahan mentah
4)      Harga cenderung stabil


c.       Kebaikan dan keburukan pasar oligopsoni
Kebaikan :
1)      Penjual lebih beruntung karena bisa pindah ke pembeli lain
2)      Pembeli tidak bisa seenaknya menekan penjual
Keburukan :
1)      Bisa berkembang menjadi pasar monopsoni bila antar pembeli bekerja sama
2)      Kualitas barang kurang terpelihara

C.    CAMPUR TANGAN PEMERINTAH DALAM MEKANISME PEMBENTUKAN HARGA
1.      Menetapkan harga               : Harga eceran tertinggi (harga maksimum) dan harga eceran terendah (harga minimum/harga dasar)
2.      Memberikan subsidi             : Kepada pihak penghasil kebutuhan pokok dan kepada perusahaan agar mampu bersaing dengan luar negeri
3.      Menetapkan pajak                : Pajak rendah atau 0 untuk bahan baku industri dan pajak tinggi untuk barang-barang mewah
4.      Melakukan operasi pasar      : Dengan jalan membeli saat barang melimpah dan menjual saat barang sedikit


DAFTAR PUSTAKA


Algifari. 2002. Ekonomi Mikro, Teori dan Kasus. Edisi Kesatu. Yogyakarta : STIE YKPN.
Anoraga, Pandji dan Djoko Sudantoko. 2002. Koperasi, Kewirausahaan, dan Usaha Kecil. Jakarta : Penerbit Rineka Cipta.
Budimansyah, Dasim. 2003. Model Pembelajaran Berbasis Portofolio : Ekonomi. Bandung : PT. Genesindo.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1996. Ekonomi 1 Untuk Sekolah Menengah Umum Kelas 1. Jakarta : Pusat Perbukuan.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kurikulum 2004 SMA, Pedoman Khusus Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Ekonomi. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan Menengah Umum.
Prinsip-Prinsip Ekonomi, Seri Buku Schaum : Teori dan Soal-soal. Jakarta : Penerbit Erlangga.
Salvatore, Dominick. 1997. Teori Mikro Ekonomi, Seri Buku Schaum : Teori dan Soal-soal. Jakarta : Penerbit Erlangga.
LKS EKONOMI STAR Kelas 1 B Sekolah Menengah Pertama. Penerbit Media Karya Putra (MKP).


2 komentar:

  1. bagus juga,,,
    jangan lupa masuk bloger gua busakcomunity

    BalasHapus